Tips Berjualan di Sosial Media paling Ampuh

shape
shape
shape
shape
shape
shape
shape
shape
marketing strategy implementation and control, marketing strategy swot analysis pdf, marketing strategy and consumer behavior, marketing strategy a decision-focused approach 8th edition pdf, marketing strategy and sales strategy, marketing strategy above the line, marketing strategy and competitive positioning pdf, marketing strategy business plan example, marketing strategy business plan pdf, marketing strategy by philip kotler pdf, marketing strategy business to business, marketing strategy based on first principles and data analytics, marketing strategy by philip kotler, marketing strategy commonly used in new businesses franchises and takeovers, marketing strategy definition by authors, marketing strategy ebook free download, marketing strategy example in business plan, marketing strategy example for cafe, marketing strategy example for restaurant, marketing strategy for home business success, marketing strategy for bakery shop, marketing strategy for service business, marketing strategy for trading company, marketing strategy for it company, marketing strategy for wedding venue, marketing strategy for resort hotel, marketing strategy for specialty product, marketing strategy for job portal, marketing strategy for maturity stage, marketing strategy goals and objectives, marketing strategy how to write, marketing strategy how to develop, marketing strategy implementation and control pdf, marketing strategy in social media, marketing strategy implications of the miles and snow strategy typology, marketing strategy in real estate, marketing strategy in fashion industry, marketing strategy in digital era, marketing strategy in business plan, marketing strategy in education sector, marketing strategy journal pdf 2015, marketing strategy johnson and johnson, marketing strategy jobs near me, marketing strategy kotler and keller, marketing strategy launching new product, marketing strategy leader challenger follower and nicher ppt, marketing strategy literature review pdf, marketing strategy new product launch, marketing strategy new product development, marketing strategy of the supermarkets, marketing strategy of a hotel, marketing strategy of pizza hut, marketing strategy of manchester united, marketing strategy of coca cola, marketing strategy objectives and goals bisnis online terbaik saat ini, bisnis online terbaik di indonesia, bisnis online terbaik tanpa modal, bisnis online terbaik dan terpercaya, bisnis online terbaik untuk pelajar, bisnis online terbaik di amerika, bisnis online terbaik terpercaya 2018, bisnis online terbaik di malaysia, bisnis investasi online terbaik di indonesia, tempat belajar bisnis online terbaik, tempat belajar bisnis online terbaik di semarang, bisnis jual beli online terbaik, bisnis online terbaik di dunia, daftar bisnis online terbaik di indonesia, sekolah bisnis online terbaik di indonesia, bisnis online terbaru dan terbaik, 10 bisnis online terbaik di dunia

Hampir 2 miliar pengguna Facebook di seluruh dunia. dan pengguna Instagram mencapai angka 700 juta. Lalu Twitter, berdasarkan data saat ini, jumlah penggunanya mencapai  328 juta.

Dari pandangan bisnis, angka-angka tersebut tentu mempelihatkan pangsa pasar yang sangat potensial. Dengan strategi yang tepat, media sosial harusnya dapat digunakan untuk melipat gandakan penjualan sebuah bisnis.

Media sosial adalah langkah praktis untuk menjual produk Anda. Bagi yang baru memulai bisnis di media sosial, berikut adalah beberapa tips dari pasadigi.com yang wajib dipertimbangkan untuk optimalkan bisnis online Anda.

1. Tentukan Tujuan Bisnis dan Sesuaikan Kontennya

Sebelum Anda memulai bisnis di media sosial, baiknya Anda menentukan tujuan terlebih dahulu. Tujuan itu mencakup semua cara untuk menjalankan bisnis di media sosial. teliti tujuan, apakah akan menggunakan Facebook, Twitter, Instagram atau media sosial lainnya untuk memasarkan produk.

Setiap media sosial memiliki karakteristik yang berbeda. Oleh karena itu, konten yang akan dibuat baiknya juga disesuaikan.  Sekilas profil media sosial yang bisa Anda manfaatkan untuk berbisnis:

a. Facebook

Facebook  menyediakan halaman khusus Bisnis yaitu Marketplace. Anda bisa promosikan barang lewat Facebook untuk memperoleh banyak penjualan, sehingga banyak UMKM yang memanfaatkannya.

Untuk keperluan bisnis, baiknya gunakan fasilitas Facebook Fans Page bukan akun pribadi atau grup.  karna, di halaman ini Anda bisa menerima fans sebanyak mungkin. Tidak seperti profil pribadi yang hanya bisa punya 5.000 teman.

Jangan lupa menambahkan informasi website atau nomor kontak untuk bisnis. Ini sangat penting agar calon pelanggan mudah menghubungi. Tata letak dan komponen visual adalah kunci untuk meraih banyak followers.

Halaman fanpage pada Facebook dibuat untuk membangun hubungan baik antara calon konsumen dengan Anda. Tidak itu saja, Anda juga bisa memosting konten-konten lainnya, misalnya seperti artikel yang masih ada kaitannya dengan bisnis Anda, gambar, video, info grafik, dan masih banyak lagi lainnya.

b. Twitter

Twitter sering menjadi platform yang menyebarkan hal-hal viral di dunia. di Twitter memungkinkan Anda membagikan pembaruan di seluruh website. Prosentase pemakaian Twitter dalam marketing mencapai sekitar 80 persen.

Untuk dapatkan followers, Anda dapat mem-follow beberapa akun Twitter sejenis, yang masih memiliki bidang usaha atau bisnis yang sama. Itu dilakukan untuk memancing followers. Selalu perbarui tweet Anda terkait dengan penawaran spesial, diskon, dan update konten menarik dengan cara-cara yang kreatif dan menyenangkan.

Pastikan untuk selalu me-retweet jika terdapat testimoni baik dari customer Anda. Jika Anda menggunakan Twitter sebagai alat pemasaran, itu artinya Anda juga harus aktif untuk berinteraksi dengan calon konsumen yang potensial.Hashtag merupakan fitur populer di twitter.

Setiap promosi di twitter jangan lupa untuk memakai hashtag. Hashtag juga berguna untuk menemukan pertanyaan mengenai produk Anda. Untuk bisnis, penggunaan Twitter sebaiknya menerapkan sistem 2/3 dan 1/3. Artinya 2/3 untuk tweet konten bermanfaat dan 1/3 untuk tweet promosi bisnis.

Lebih efektif  jika Anda memposting konten yang bermanfaat dan up to date dari pada terlalu sering posting promosi bisnis.

c. Instagram

Instagram, media sosial di mana penggunanya bisa berbagi foto atau video dengan pengguna lain melalu perangkat mobile yang dimilikinya.

Instagram menawarkan penggunanya pengambilan gambar berkualias tinggi dan menambahkan filter pada foto-foto yang diambilnya. Instagram sekarang menjadi senjata promosi ampuh para pegiat online shop.

d. Youtube

YouTube, media promosi yang tepat untuk konten video. Kebebasan yang diberikan Youtube membuat siapapun dan perusahaan apapun bisa dan bebas memasang video apapun di situs tersebut.

Jika Anda ingin menggunakan YouTube sebagai alat pemasaran, maka perbanyaklah konten video yang bersifat instruktif. Misalnya “Bagaimana untuk (How to)”. Ini dapat bermanfaat untuk meningkatkan hasil pencarian video dari Google. Jadi, tetap perhatikan konten dan kata kunci dari video yang akan Anda buat.

2. Pelajari “Follower Insight” dalam Bisnis di Media Sosial

Yang paling penting untuk diperhatikan usaha dalam social media marketing adalah mengetahui target pasar atau khalayak yang dituju dari sebuah produk atau layanan jasa.  Harus Anda ingat, follower memiliki banyak pengaruh pada perkembangan bisnis.

Manfaatkan media sosial dengan baik untuk bersosialisasi dengan follower atau pengguna lainnya. Ketahui apa yang mereka sukai/tidak sukai. Amati, kapan mereka membuka medsos tersebut, siapa teman-temannya dan lain sebagainya.

Dekatkan follower Anda. Anggap mereka sebagai bagian dari perjalanan bisnis. Untuk itu Anda harus mencoba untuk melibatkan diri dan lebih mendekat kepada mereka.  Anda harus mengetahui apa yang sebaiknya diunggah di media social, kapan waktunya melakukan penjualan (iklan) secara lembut atau soft sell dan kapan melakukan hard sell.

3. Gambar Resolusi Tinggi

Gambar beresolusi tinggi menjadi pilihan terbaik. Karena itu adalaha cara termudah untuk membuat halaman media social Anda benar-benar terlihat menonjol.

Media sosial Anda akan lebih profesional dengan gambar yang tajam dan tidak blur serta dapat meningkatkan perhatian pengunjung terhadap produk atau jasa yang ditawarkan. Namun perlu diperhatikan besar dari ukuran file foto agar tidak menjadikan lambat ketika dimuat dalam website anda.

4. Gunakan Hastags (#)

Jika Anda menjalankan bisnis online melalui media social seperti Facebook, Twitter atau Instagram maka jangan pernah lupa untuk memakai Hashtag. Kategorikan semua posting Anda dengan tanda pagar (#) tersebut di kolom keterangan (caption).

Hashtag memudahkan Anda dalam mengkategorikan konten yang dibuat. Baik itu artikel, video, atau pun foto, termasuk konten promosi Anda. Hashtag juga membuat para pengunjung atau pembaca konten  untuk mengetahui inti dan tujuan dari promosi Anda.

Penggunaan tren frase hashtag bisa meningkatkan visibilitas konten Anda. Selain menggunakan hashtag yang bersifat umum seperti #tas #baju #sepatu #celana dan lain-lain, Anda juga dapat menciptakan sendiri hashtag yang menjadi ciri khas dari produk yang dipasarkan. Penggunaan hashtag khusus ini  secara tidak langsung akan memperkuat brand  produk/jasa/bisnis Anda.

5. Konsistensi

Satu hal yang  kerap dilupakan pelaku usaha UMKM ketika mempromsikan produknya di media sosial adalah konsistensi. Maksudnya, Anda perlu untuk selalu update halaman media sosial secara berkala agar tidak ditinggal konsumen.

Posting kegiatan bisnis Anda secara rutin, misalnya tentang event yang Anda lakukan, pelanggan  yang datang ke toko Anda, promosi produk dan lain-lain. Pertanyaannya, bagaimana jika seandainya Anda tidak mempunyai foto yang menarik untuk dibagikan?

Tenang saja, Anda masih dapat bertukar foto menarik lainnya secara online. Bahkan, Anda dapat bertindak kreatif dengan menyertakan quotepopular. Hal ini akan jauh meningkatkan visibilitas profil Instagram bisnis Anda, ketimbang Anda diamkan begitu saja.

6. Tanggapi Semua Respons

Saat berbisnis di dunia digital, Anda juga pasti sering melihat, mengalami, bahkan mungkin menerima komplain dari konsumen baik itu bersifat positif maupun negatif. Jika pelayanan Anda baik, kemungkinan besar pelanggan akan melakukan repeat order.

Namun jika sebaliknya, jangan kaget jika Anda akan bertubi-tubi mendapat cercaan.Hadapi komentar negatif tentang merek atau bisnis Anda, dengan cara yang positif.  Caranya, tunjukkan kelebihan-kelebihan bisnis Anda.7. Promosi Ingatlah, follower merupakan calon konsumen.

Untuk itu, Anda sepatutnya untuk memberikan penawaran-penawaran yang membuat followermerasa tertarik. Misalnya, dengan memberikan promosi khusus berupa potongan harga atau bahkan gratis untuk produk tertentu setelah memilih produk utama.

Sesuaikan saja dengan kondisi bisnis. Pada dasarnya, strategi ini akan menghasilkan pemasaran gratis untuk bisnis Anda. Jangan lupa untuk meminta konsumen Anda berbagi foto produk bisnis Anda menggunakan hastag untuk memenuhi persyaratan setiap promosi itu.

5. Konsistensi

Hal lain yang  kerap dilupakan pelaku usaha UMKM saat mempromsikan produknya di media sosial adalah konsistensi. Maksudnya, Anda perlu untuk selalu update halaman media sosial secara berkala agar tidak ditinggal konsumen.

Bagiikan kegiatan bisnis Anda secara rutin, misalnya tentang event yang Anda lakukan, pelanggan  yang datang ke toko Anda, promosi produk dan lain-lain. Pertanyaannya, bagaimana jika seandainya Anda tidak mempunyai foto yang menarik untuk dibagikan?

Tenang saja, Anda masih bisa bertukar foto menarik lainnya secara online. Bahkan, Anda bisa bertindak kreatif dengan menyertakan quote popular. Ini akan lebih jauh meningkatkan visibilitas profil Instagram bisnis Anda, ketimbang Anda diamkan begitu saja.

6. Tanggapi Semua Respons

Berbisnis di dunia digital, Anda pasti sering melihat, mengalami, bahkan mungkin menerima komplain dari konsumen baik itu bersifat positif maupun negatif. Jika pelayanan Anda baik, kemungkinan besar pelanggan akan melakukan repeat order.

Tapi jika sebaliknya, jangan kaget jika Anda akan bertubi-tubi mendapat cercaan. Hadapi komentar negatif tentang merek atau bisnis Anda, dengan cara yang positif.  Caranya, tunjukkan kelebihan-kelebihan bisnis Anda.

7. Promosi Ingatlah, follower merupakan calon konsumen.

Anda sepatutnya memberikan penawaran-penawaran yang membuat follower merasa tertarik. Misalnya, dengan memberikan promosi berupa potongan harga atau bahkan gratis untuk produk tertentu setelah memilih produk utama.

Sesuaikan saja dengan kondisi bisnis. Pada dasarnya, strategi ini akan menghasilkan pemasaran gratis untuk bisnis Anda. Jangan lupa untuk meminta konsumen Anda berbagi foto produk bisnis Anda menggunakan hastag untuk memenuhi persyaratan setiap promosi itu.

 

Tinggalkan Balasan